salam! beberapa hari ini kondisi badan emang lagi ga fit. Dimulai saat hari pertama datang bulan. Entah kenapa haid kali ini bisa bikin badan meriang, gejalanya semacam menggigil dan nyeri trus juga tiba2 tenggorokan jadi susah nelen dan hidung mulai bersin-bersin. Setelah browsing cari2 informasi terkait kondisi waktu itu, akhirnya nemu satu artikel yang cukup bisa dipercaya. Kalo di artikel itu sih disebutin gejala seperti itu merupakan hal yang wajar (what a relief).
Iya, jadi katanya kondisi dengan gejala seperti badan menggigil dan meriang itu namanya pola bifasik. Ini linknya Tubuh menggigil saat menstruasi Alhamdulillah kalo itu emang kondisi yang biasa. Dan ya memang setelah dua kira-kira 2-3 hari pertama haid itu gejala itu menghilang.
Cuma yang bikin tersiksa adalah gejala flu yang menyertai diriku haha. Iya jadi udah meriang gitu, tiba2 bersin-bersin, hidung mampet, dan batuk terus. Akhirnya beli obat di minimarket. Tidur tersiksa sekali. Hidung mampet, batuk juga kaya tertahan. Saat tidur adalah saat menyakitkan, udah deh itu tubuh dibalurin semua sama minyak angin biar nafas lebih plong. Dan alhamdulillah tidur sedikit terbantu dengan olesan minyak angin. Ada kali kira-kira 2-3 malem ritual itu selalu dilakukan sebelum tidur.
Nah, sekarang alhamdulillah batuknya menjadi baatuk berdahak. Setelah minum obat dan banyak istirahat tubuh udah mendingan. Tapi ini sumpah tenggorokan jadi gateeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeel banget. Jadi ini mudah2an ini pertanda mau sembuh dari batuk. Semalam kan ada jam ngajar tuh. Nah pas lagi enak2nya ngomong ngejelasi sesuatu, ini tenggorokan tiba2 gatelnya super. Bener-bener deh. Akhirnya bikin aja alesan mau isi spidol, saya keluar kelas. Padahal mah sepik aje, itu mau batuk yang kenceng. Soalnya kalo batuk suaranya kaya kodok, ngerinya anak2 terganggu. Itu pas ngomong mau isi spidol kan otomatis nahan batuk tuh, bener2 ini air mata turun sendiri saking gatelnya. Pas udah di luar kelas saya batuk deh, alhamdulillah lega sekali. Saya masuk lagi. Saya ngomong lagi tiba2 gatelnya muncul lagi, akhirnya saya alesan lagi mau isi spidol. Sampe2 ada murid nyeletuk "Miss, kok isi spidol terus sih?" Saya ga hiraukan itu pertanyaan, cuma saya bales senyum. Dan di luar kelas batuk lagi........... Lega.
Saya masuk kelas lagi, saya ngomong lagi, tuh gatel muncuuuul lagi. Ya udah saya cape alesannya isi spidol terus. Akhirnya saya bilang "Maaf ya miss lagi batuk nih, maaf ya" (itu air mata udah gak tahann lagi, tiba2 turun saking gatelnya. Ya udah jadi ngomong sama murid sembari nahan gatel dan batuk sesekali. Itu ga enak banget, ngomongnya jadi sepotong2 karena tahan napas dan batuknya itu. Jadi biar batyuknya ga kenceng ya nafasnya sedikit2. bener2 tersiksa :(
Trus saya bilang aja sama Ibu pemilik les, tenggorokan saya gatel bgt. Beliau sih nyuruh buat minum air rebusan jahe merah, gula batu sama temulawak, tapi belum saya lakuin sampe hari ini. Males ke pasarnya haha (jangan diikutin malesnya ya)
Nah. ceritanya seneng deh karena hari ini (selasa) ga ada jam ngajar, jadi kalo batuk bisa sepuasnya (batuk sepuasnya?) haha. Iya jadi kalo lagi gatel ya bisa batuk tanpa perlu nahan2. Nah tiba2 tadi pagi dapet sms suruh ngajar jam 3 sore gantiin Ms. Litda yang ga bisa masuk hari ini. Tadinya mau bilang gabisa karena alesan batuk , trus saya nanya mama saya , "apakah logis alasannya?" Mama bilang sih ga logis, dan saya disuruh ngajar aja. Toh cuma satu jam. Mama bilang kasih aja tugas, trus ngomongnya jangan banyak2. Ya udah akhirnya saya putusin ngajar aja. Tau deh nasib saya nanti pas ngajar. Ini anak2 yang saya ajar soalnya usia SMP, kalo yang semalam usia SD. Saya ngerinya anak SMP kan biasanya lebih plas plos kalo ngomong, hehe. Ga juga sih ya, mereka baik2 kok.
yah saya cuma berharap mudah2an saya bisa ancar ngajarnyaaaa. Amin. Ini saya mau cari2 soal dulu deh, buat mereka kerjain. Mudah2an nih batuk bisa diajak kompromi. Amiin................ :D
04 Nov 2014 10.42 AM
Senin, 03 November 2014
Minggu, 26 Oktober 2014
Iya, Uang, Hutang!!! :( :( T_T
Dulu saya belum menyadari bahwa mendapatkan uang itu sulit. Tapi pekan2 ini tepatnya setelah keluarga kami memutuskan untuk membeli mobil secara kredit, kata uang begitu begitu sensitif sekali untuk didengar.
Gaji papa yang terbilang cukup besar untuk ukuran keluarga menengah seperti kami dirasa tidak cukup. Selama ini kami merasa cukup-cukup saja hingga sebagian besar uang digunakan untuk membayar kredit mobil. Sungguh, bulan-bulan ini terasa menyesakkan sekali.
Bayangkan saja, gaji papa jika dipotong untuk biaya kredit mobil hanya cukup untuk menghidupi keluarga ini sampai pertengahan bulan saja. Mungkin kurang dari tengah bulan.
Bagaimana cara kami menutupinya? Utang!!
iya utang. Mama meminjam uang kesana-kemari melalui saudara dan tetangga kami. Bahkan tukang sayur pun kami hutangi. Dan rentenir batak pun juga kami hutangi!!!
ini benar-benar diuar dugaan kami. Jujur saja saya malu sekali. Malu. Saya tidak terbiasa berhutang, secara umum memang keluarga kami sangat pantang yang namanya berhutang. Tapi, setelah ada kredit mobil yang cukup besar, akhirnya kami pontnag-panting untuk medapatkan pinjam sana pinjam sini. Bahkan untuk berangkat ke kampus saja sering saya urungkan niat karena tidak ada ongkos dan uang print. tapi ada satu teman yang baik sekali pernah meminjamkan uangnya untuk kebutuhan print skripsi.
Separah itukah? iya memang parah, mungkin karena kami belum terbiasa. Tapi sikap bersyukur harus selalu ditanamkan. Hingga puncaknya (mungkin) tadi pagi saya mengunjungi salah satu rumah tante saya. iya untuk berhutang. Jujur saja langkah kaki ini begitu beraaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat jikalau tujuannya untuk berhutang. Tapi ya kepada siapa lagi, tante yang satu ini memiliki usaha yang lumayan. Setelah mendatangi rumahnya, saya mengutarakan maksud untuk berhutang. Dan tante bilang uangnya ada agak siangan. Akhirnya saya pulang lagi.
Setelah itu, jam setengah dua belas tiba. Saya pun ke rumah tante saya lagi, dan anak buahnya bilang tante sedang pergi. Akhirnya saya pulang lagi. Tadinya saya tidak mau, tapi adik saya yang lelaki hendak berangkat kuliah dan pasti butuh ongkos. Jadinya saya ke sana. Setelah pulang tidak membawa hasil apa-apa. Adik cukup pengertian orangnya, dia meminjam motor yang ada bensinnya agar ia tidak usah beli bensin lagi.
Tapi, mama tiba-tiba bilang "lebih baik mama mati aja deh. Mau minum aja susah!! Udah jangan pada berantem, jagain tuh adenya. Ga kuat hidup begini. Malu banget!! mau beli obat aja susah" (mama pernah sakit dan obatnya itu harus dibeli tiap bulan, tapi untuk Oktober ini obatnya habis, dan belum beli lagi karena UANG nya ga ada :()
Saya ga bisa bilang apa-apa. Saya diam saja. Saya malah tambah pusing. Pusing sekali. Karena apa, karena mama berbicara seperti itu. Saya ga nyalahin mama. Saya cuma kecewa smaa perkataan mama yang seperti itu. Saya sebenernya kasihan sekali sama mama. Kasihan dan sebagai anak tertua saya belum bisa kaish banyak. Saya kerja sih memang kerja sebagai guru les part time, tapi semua gajinya kan dibayarkan saat awal bulan. Dan ini kami kesulitan saat pertengahan hingga akhir bulan.Pernah suatu hari saya memberanikan diri mengutang pada ibu pemilik les. Bayangkan mengutang pada beliau. Benar-benar saya harus mengumpulkan nyali yang besar untuk dapat melakukan itu. Tapi kahirnya dikasih juga saya uang utangan.
Balik lagi ketika mama berbicara seperti itu. Saya sempat kepikiran apa yang harus saya lakukan? Orang bilang jika dalam situasi serba minim kreativitas dan ide seseorang itu akan keluar. Tapi yang terlintas di benak saya adalah "apa saya jual diri saja ya?" Parah kan? iya parah , masa sempet kepikiran begitu!! Buru-buru saya beristighfar. Na'udzubillahimindzalik. Masa saya baru juga dikasih ujian seperti ini sudanh mengambil jalan terlarang?....
Sempat juga terlintas di pikiran untuk menjual es keliling, atau jual barang di situs berniaga.com atau tokobagus.com yang sekarang ganti nama jadi olx.com, atau sempet juga mikir buka usaha privat di rumah dengan bayaran per jam 5.000 aja. Iya 5.000 yang penting untuk makan hari-hari itu ada. Tapi ya lagi-lagi itu cuma di pikiran.
Akhirnya saya malah kepikiran buat nulis di blog ini.... Bukan maksud mengumbar masalah keluarga, bukan. Ini cuma sebagai pengingat saja bagi diri saya sendiri bahkan kalian sebagai pembelajarna hidup. Mudah-mudahan saya ga putus asa..... soalnya tadi sempet juga kepikiran bunuh diri tapi ya lagi2 Allah masih menyadarkan saya, jadi saya istighfar lagi.....
Dan akhirnya saya lagi mencari-cari cara cepat mendapatkan uang. Iya beneran saya sampai nyari di google. Mudah2an saja saya dapat inspirasi........
Saya cuma mohon Allah membukakan pikiran mama untuk tidak berputus asa lagi...
Hikmahnya adalah bahwa benar adanya saat kesulitan datang saudara atau teman yang benar-benar peduli dan yang tidak peduli terlihat jelas.
Jumat, 10 Oktober 2014
Hasil Karya Anak SD
Kamis lalu, 9 oktober 2014
Ketika itu seperti biasa jadwal saya mengajar bahasa inggris di tempat les. Saat itu saya hendak membahas sebuah bahan bacaan tetapi niat itu saya urungkan mengingat conversation yang dilakukan bergulir begitu saja dengan asyiknya. Dan saya pikir waktunya akan mepet jika membahas suatu bacaan. Akhirnya yang kami lakukan hanyak conversation seputar aktivitas yang anak-anak itu lakukan.
I realized at the first time i entered the class, one of my student, Haikal who is from 4th grade elemntary school, drown for reading something. I looked at him. He held a piece of paper and read it with his voice. Though, he tried making his voice lower, i could hear him. really. He read something in Indonesian. I kept ignored him, but at the end i couldn't bear my curiosity about what he read. So i asked him. He kept the paper inside his bag as the first glimpse i looked him (when he realized i paid enough attention about it). But i kept asking him about what the paper was. At the end he gave it to me. He said that it was a story that he made himself. At first i didn't believe it. I asked him again , was it his own creation or he copied it? he repeated it that it was his own creation. I looked at the paper and read the tittle. It's about a fiction story. Then i asked his permission to read it loudly at the class. So his friends could know too about the story. Then he said yes.
I tried to read it each chapter. He made 6 chapters of the story. It was an imagination story of children. Yeah, there were still any wrong words, but it's ok. He was still 4th grade of elementary. I kept reading, i looked at the whole students gave their attention about it. I thought the story was interesting enough. Very full of imagination.
The point is i admire for this kind of children who like to write something. At least he earns something for this kid. Wow, i felt so touching and realized that children have huge potential really. At the end of the class, i recommended him to keep the story. At least don't loose the paper. And i asked him to make a blog. Wow, he was very curios about what blog is. So i ordered to write the direction how to make a blog. He write it on his notebook. So cute.
Yeah itulah, bagus sekali anak SD menghasilkan karya. As adult as teacher as parent as elder, we have to encourage them. They are assets for our future. Keep going Haikal, and i hope other students will do too.
Ketika itu seperti biasa jadwal saya mengajar bahasa inggris di tempat les. Saat itu saya hendak membahas sebuah bahan bacaan tetapi niat itu saya urungkan mengingat conversation yang dilakukan bergulir begitu saja dengan asyiknya. Dan saya pikir waktunya akan mepet jika membahas suatu bacaan. Akhirnya yang kami lakukan hanyak conversation seputar aktivitas yang anak-anak itu lakukan.
I realized at the first time i entered the class, one of my student, Haikal who is from 4th grade elemntary school, drown for reading something. I looked at him. He held a piece of paper and read it with his voice. Though, he tried making his voice lower, i could hear him. really. He read something in Indonesian. I kept ignored him, but at the end i couldn't bear my curiosity about what he read. So i asked him. He kept the paper inside his bag as the first glimpse i looked him (when he realized i paid enough attention about it). But i kept asking him about what the paper was. At the end he gave it to me. He said that it was a story that he made himself. At first i didn't believe it. I asked him again , was it his own creation or he copied it? he repeated it that it was his own creation. I looked at the paper and read the tittle. It's about a fiction story. Then i asked his permission to read it loudly at the class. So his friends could know too about the story. Then he said yes.
I tried to read it each chapter. He made 6 chapters of the story. It was an imagination story of children. Yeah, there were still any wrong words, but it's ok. He was still 4th grade of elementary. I kept reading, i looked at the whole students gave their attention about it. I thought the story was interesting enough. Very full of imagination.
The point is i admire for this kind of children who like to write something. At least he earns something for this kid. Wow, i felt so touching and realized that children have huge potential really. At the end of the class, i recommended him to keep the story. At least don't loose the paper. And i asked him to make a blog. Wow, he was very curios about what blog is. So i ordered to write the direction how to make a blog. He write it on his notebook. So cute.
Yeah itulah, bagus sekali anak SD menghasilkan karya. As adult as teacher as parent as elder, we have to encourage them. They are assets for our future. Keep going Haikal, and i hope other students will do too.
Senin, 08 September 2014
Tante ku yang Hebat
Assalamualaikum
Kali ini saya ingin berbagi tentang omongan yang disampaikan oleh tanteku. Iya kemarin kami sempat berbincang dengannya di restoran miliknya. Obrolannya sangat berbobot. Entah kenapa tanteku yang satu ini sangat hebat dalam berbicara (hebat dalam arit yang sebenarnya).
Kemarin ia menceritakan bahwa usia muda seperti kami (kebetulan teman saya ikut nimbrung dalam obrolan kemarin) harus gencar melakukan usaha. Usaha dalam arti bisnis. Bisnis apa pun , dagang apa pun asal halal dan bermanfaat sangat baik. Dagang baju , tas, atau apapun diusahakan untuk berani. Kuncinya adalah peka membaca situasi dan memiliki mental yang berani. Peka membaca situasi maksudnya adlaah sebagai contoh begini jika kita bergaul dengan teman-teman kita, jangan hanya ikut dalam kesenangannya saja, tapi lihat apa yang sengan trend di kalangan teman kita itu. Misalnya yang lagi ngetrend itu tas, maka sungguh peluang yang baik jika kita mau berusaha sedikit untuk mencari tas kemudian menjualnya kepada mereka.
Menurut tanteku, sudah tidak jamannya lagi jika kita menuntu seorang anak untuk menjadi juara. Asal dia bisa mengikuti pelajaran dengan baik, itu sudah cukup. Tetapi jika memang ana itu juara ya itu merupakan karunia yang sangat indah. Sekarang yang lebih dituntut adalah kepintaran sosial dari seorang anak dan kepintaran berwirausaha yang dipupuk semenjak dini. Dengan ia memiliki kepintaran sosial ia akanbisa bergaul dengan kadar yang sesuai. Hal ini sangat penting. Kemudian, tanteku berkata bahwa lingkungan yang baik akan membentuk pergaulan yang baik juga. Dia berkata bahwa jika anka itu berada dalam suatu lingkungan yang memiliki semangat positif secara langsung atau tidak itu akan mempengaruhi dan membentuk karakter dan cara berpikirnya. Makanya, sudah sepatutnya jika orang tua yang memiliki ekonomi lebih menyekolahkan anaknya di sekolah yang baik. Bukan untuk mencari gengsi tetapi untuk menceburkan akan itu di lingkungan dengan gairah yang positif. Misalnya saja, jika anak berada di sekolah yang elit yang mayoritas etnis C, dimana di usia mereka sudah merencanakan bisnis kecil-kecilan, bukan tidak mungkin, anak kit akan tertular semangat membangun bisnis tersebut. Segi pergaulan, cara berkata dan pola pikir anak akan terbentuk dari situ.
Kemudian, obrolan yang menarik lainnya adalah ia mengatakan bahwa 90% kepintaran anak itu berasal dari gen ibu. Iya dari orang tua perempuan. Awalnya saya kurang percaya , apa iya seperti itu. Saya coba googling di rumah. Dan ternyata banyak artikel yang membahasnya bahwa memang benar kepintaran anak berasal dari Ibu, tetapi untuk berapa persen saya kurang tahu. Namun, memang besar porsi kepinataran seorang anak yang diturunkan dari ibunya. Malah ada artikel yang menyebutkan bahwa "cari suami ga perlu yang pintar yang penting banyak duitnya, tapi kalo cari istri harus yang pintar ". Lah kan lebih baik lagi kalo dua-duanya pintar ya. nah ini balik lagi ke pembicaraan sebelumnya mengenai lingkungan baik akan berdampak baik juga. Kalo kita sekolah kemudian bekerja di tempat yang baik bukan ga mungkin dapet pasangan yang baik plus pinter juga kan hehehheheh. Nah jadi kalo laki-laki itu menyumbang sebagian besar gen pembentuk fisik.
Nah menurut tante saya ini, mama kami (aku dan mama ku) adalah wanita yang pintar karena melahirkan anak-anak yang pintar (amiin). Namun, belum saja tergali potensinya. Contohnya saja tante saya yang memiliki potensi berdagang, akhirnya membuka restoran. Sebenarnya ia tidak jago masak, namun yang diperukan adalah kemauan untuk mencoba, mencoba, dan mencoba serta tidak takut pada resiko. Mislanya untuk menambah menu baru jangan takut akan bumbu, selagi kita serius mencoba menu baru tersebut, berapa pun tak masalah demi hasil akhir yang enak. Nah, kembali lagi ke mama kita. Jadi, karena mama kita sudah berumur, kini saatnya kami yang muda-muda menggali potensi. Misalnya kalau kami suka dengan make up maka berbisnislah di make up. Kebetulan saya senang dengan dunia pendidikan. Dunia pendidikan bisa dijadikan bisnis asal benar, halal, dan positif. (insyaAllah, saya sedang merancangnya). Biasanya nanti setelah menikah akan ada pertentangan dengan pendapat suami. Mungkin suami ada yang melarang untuk melakukan bisnis dengan pikiran biarlah ia yang mencari nafkah. Namun, tak apa, asal tetap positif dan tetap memprioritaskan keluarga, bisnis haruslah jalan terus. Karena nanti di kemudian hari ketika bisnis kita berhasil suami akan merasa bangga terhadao istrinya.
Satu motto dari tanteku yaitu "Kalo bisa jangan bergantung dengan uang orang lain. Maksudnya gini, kalo sudah punya anak dan menjadi tua jangan ada pikiran agar anak menanggung usia tua kita. Mulailah usaha darisekarang demi masa tua nanti"
Sekian sih yang ingin saya bagikan terhadap percakapan yang berlangusng kemarin 8-9-1024 kira2 jam 10 pagian di Restoran Waroeng Cobeq Tanjung Priok. Yah, banyak benarnya perkataan tanteku ini (namanya Sulastiah.A ) . Yang baik kita jadikan contoh dan kita perkaya informasi yang positif di pikiran kita. Ciao bella (Syahrini keleus..) hahahha
Kali ini saya ingin berbagi tentang omongan yang disampaikan oleh tanteku. Iya kemarin kami sempat berbincang dengannya di restoran miliknya. Obrolannya sangat berbobot. Entah kenapa tanteku yang satu ini sangat hebat dalam berbicara (hebat dalam arit yang sebenarnya).
Kemarin ia menceritakan bahwa usia muda seperti kami (kebetulan teman saya ikut nimbrung dalam obrolan kemarin) harus gencar melakukan usaha. Usaha dalam arti bisnis. Bisnis apa pun , dagang apa pun asal halal dan bermanfaat sangat baik. Dagang baju , tas, atau apapun diusahakan untuk berani. Kuncinya adalah peka membaca situasi dan memiliki mental yang berani. Peka membaca situasi maksudnya adlaah sebagai contoh begini jika kita bergaul dengan teman-teman kita, jangan hanya ikut dalam kesenangannya saja, tapi lihat apa yang sengan trend di kalangan teman kita itu. Misalnya yang lagi ngetrend itu tas, maka sungguh peluang yang baik jika kita mau berusaha sedikit untuk mencari tas kemudian menjualnya kepada mereka.
Menurut tanteku, sudah tidak jamannya lagi jika kita menuntu seorang anak untuk menjadi juara. Asal dia bisa mengikuti pelajaran dengan baik, itu sudah cukup. Tetapi jika memang ana itu juara ya itu merupakan karunia yang sangat indah. Sekarang yang lebih dituntut adalah kepintaran sosial dari seorang anak dan kepintaran berwirausaha yang dipupuk semenjak dini. Dengan ia memiliki kepintaran sosial ia akanbisa bergaul dengan kadar yang sesuai. Hal ini sangat penting. Kemudian, tanteku berkata bahwa lingkungan yang baik akan membentuk pergaulan yang baik juga. Dia berkata bahwa jika anka itu berada dalam suatu lingkungan yang memiliki semangat positif secara langsung atau tidak itu akan mempengaruhi dan membentuk karakter dan cara berpikirnya. Makanya, sudah sepatutnya jika orang tua yang memiliki ekonomi lebih menyekolahkan anaknya di sekolah yang baik. Bukan untuk mencari gengsi tetapi untuk menceburkan akan itu di lingkungan dengan gairah yang positif. Misalnya saja, jika anak berada di sekolah yang elit yang mayoritas etnis C, dimana di usia mereka sudah merencanakan bisnis kecil-kecilan, bukan tidak mungkin, anak kit akan tertular semangat membangun bisnis tersebut. Segi pergaulan, cara berkata dan pola pikir anak akan terbentuk dari situ.
Kemudian, obrolan yang menarik lainnya adalah ia mengatakan bahwa 90% kepintaran anak itu berasal dari gen ibu. Iya dari orang tua perempuan. Awalnya saya kurang percaya , apa iya seperti itu. Saya coba googling di rumah. Dan ternyata banyak artikel yang membahasnya bahwa memang benar kepintaran anak berasal dari Ibu, tetapi untuk berapa persen saya kurang tahu. Namun, memang besar porsi kepinataran seorang anak yang diturunkan dari ibunya. Malah ada artikel yang menyebutkan bahwa "cari suami ga perlu yang pintar yang penting banyak duitnya, tapi kalo cari istri harus yang pintar ". Lah kan lebih baik lagi kalo dua-duanya pintar ya. nah ini balik lagi ke pembicaraan sebelumnya mengenai lingkungan baik akan berdampak baik juga. Kalo kita sekolah kemudian bekerja di tempat yang baik bukan ga mungkin dapet pasangan yang baik plus pinter juga kan hehehheheh. Nah jadi kalo laki-laki itu menyumbang sebagian besar gen pembentuk fisik.
Nah menurut tante saya ini, mama kami (aku dan mama ku) adalah wanita yang pintar karena melahirkan anak-anak yang pintar (amiin). Namun, belum saja tergali potensinya. Contohnya saja tante saya yang memiliki potensi berdagang, akhirnya membuka restoran. Sebenarnya ia tidak jago masak, namun yang diperukan adalah kemauan untuk mencoba, mencoba, dan mencoba serta tidak takut pada resiko. Mislanya untuk menambah menu baru jangan takut akan bumbu, selagi kita serius mencoba menu baru tersebut, berapa pun tak masalah demi hasil akhir yang enak. Nah, kembali lagi ke mama kita. Jadi, karena mama kita sudah berumur, kini saatnya kami yang muda-muda menggali potensi. Misalnya kalau kami suka dengan make up maka berbisnislah di make up. Kebetulan saya senang dengan dunia pendidikan. Dunia pendidikan bisa dijadikan bisnis asal benar, halal, dan positif. (insyaAllah, saya sedang merancangnya). Biasanya nanti setelah menikah akan ada pertentangan dengan pendapat suami. Mungkin suami ada yang melarang untuk melakukan bisnis dengan pikiran biarlah ia yang mencari nafkah. Namun, tak apa, asal tetap positif dan tetap memprioritaskan keluarga, bisnis haruslah jalan terus. Karena nanti di kemudian hari ketika bisnis kita berhasil suami akan merasa bangga terhadao istrinya.
Satu motto dari tanteku yaitu "Kalo bisa jangan bergantung dengan uang orang lain. Maksudnya gini, kalo sudah punya anak dan menjadi tua jangan ada pikiran agar anak menanggung usia tua kita. Mulailah usaha darisekarang demi masa tua nanti"
Sekian sih yang ingin saya bagikan terhadap percakapan yang berlangusng kemarin 8-9-1024 kira2 jam 10 pagian di Restoran Waroeng Cobeq Tanjung Priok. Yah, banyak benarnya perkataan tanteku ini (namanya Sulastiah.A ) . Yang baik kita jadikan contoh dan kita perkaya informasi yang positif di pikiran kita. Ciao bella (Syahrini keleus..) hahahha
Jumat, 05 September 2014
Cowok Pakistan itu .... (2)
well, aneh sekali. sebelumnya gue udh nyari2 tentang karakter pria Pakistan (niat bener ya) hehe. Iseng-iseng aja sih. Dan rata-rata, semua menyimpulkan bahwa lelaki Pakistan memiliki perangai yang cemburuan.
Dan itu baru saja saya rasakan tadi. sekitar 10 menit yang lalu.
Seperti biasa, kalo jam 11-1 sian itu jadwal kita chatting di skype.
Dan semalem itu udh chatting sebelumnya. Nah, entah kenapa karena emang di Pakistan sering mati lampu, chat kita berakhir gitu aja. Ya udh mendingan gue tidur dong secara besok pagi gue harus nganterin ade gue.
Sebelum tidur itu, gue sempet sms si Pakistas itu yang inisialnya R.T . eh ga terduga malem2 jam 1 malah dapet sms dari temen Pakistan yang lain si Yaseer juga yang stay di UEA. Karena ga ada pulsa, jadi ga di bales.
nah paginya (pagi ini), gue check skype, ternyata R.T ini message kalau dia nerima sms yang gue kirim (tapi kok ga di bales ya? ga ada pulsa kali hahahha)
Trus gue bales dong "iya nih smalem dapet sms juga dari temen Pakistan juga"
Eh balesan dia "Kamu punya banyak temen ya " segala pake emot sedih :(
Lah gue bales aja "hahahhaha, kan ga ada salahnya punya temen banyak, ya kan?"
Eh dia malah bales " ok, have fun" langsung sign out gitu (ga ngerti apa sign out beneran atau cuma di invisible)
Lah gue bingung dong (nih orang ngapa)>>.>dalam hati
Gue ketik aja "wow, ada apaan nih? -_-" gue ga ngerti lo deh. ok, kalo gue ada salah gue minta maaf deh, see ya, smoga sukses terus, assalamaualaikum" sambil sign out juga
Kesimpulan : nih orang cemburu apa apaan ya? pacar bukan, suami bukan, kenapa gitu banget jadi orang. iiiih males bgt, sok paling bener. hahahahha. Padahal sebenernya orangnya baek. Tapi karena sikapnya yg gitu jadi rada gimanaa gitu. Jujur aja gue suka awalnya sm orang ini karena kedewasaannya tp klo kaya gitu, itu mah malah kekanak2an. Ternyata opini yang terbentuk di internet tentang karakter Pakistan mungkin ada benarnya juga, yakni cemburuan, Tapi mungkin ga semuanya. Ga berani juga men-generalisasi-kan karakter suatu kaum hanya dengan berinteraksi dengan 1 atau 2 orang dari kaum tersebut. hehe.
Sekian dulu. Tau dah nanti gimana kelanjutan pertemanan gue sm R.T
yang jelas, ada enaknya jg sih, bisa ngefokusin diri ngerjain hal lain. Jujur aja udah lama ga chatting akhir2 ini ngebuat gue "keranjingan" (keranjingan tau ga, itu lho ketagihan, jangan dipisah gini ya ker-anjing-an, hehe :p). Masa baru bangun tidur buka laptop, mau tidur buka laptop. ckckck.
Harus bisa memange diri lagi nih :). Makasih ya, dadah :)
Dan itu baru saja saya rasakan tadi. sekitar 10 menit yang lalu.
Seperti biasa, kalo jam 11-1 sian itu jadwal kita chatting di skype.
Dan semalem itu udh chatting sebelumnya. Nah, entah kenapa karena emang di Pakistan sering mati lampu, chat kita berakhir gitu aja. Ya udh mendingan gue tidur dong secara besok pagi gue harus nganterin ade gue.
Sebelum tidur itu, gue sempet sms si Pakistas itu yang inisialnya R.T . eh ga terduga malem2 jam 1 malah dapet sms dari temen Pakistan yang lain si Yaseer juga yang stay di UEA. Karena ga ada pulsa, jadi ga di bales.
nah paginya (pagi ini), gue check skype, ternyata R.T ini message kalau dia nerima sms yang gue kirim (tapi kok ga di bales ya? ga ada pulsa kali hahahha)
Trus gue bales dong "iya nih smalem dapet sms juga dari temen Pakistan juga"
Eh balesan dia "Kamu punya banyak temen ya " segala pake emot sedih :(
Lah gue bales aja "hahahhaha, kan ga ada salahnya punya temen banyak, ya kan?"
Eh dia malah bales " ok, have fun" langsung sign out gitu (ga ngerti apa sign out beneran atau cuma di invisible)
Lah gue bingung dong (nih orang ngapa)>>.>dalam hati
Gue ketik aja "wow, ada apaan nih? -_-" gue ga ngerti lo deh. ok, kalo gue ada salah gue minta maaf deh, see ya, smoga sukses terus, assalamaualaikum" sambil sign out juga
Kesimpulan : nih orang cemburu apa apaan ya? pacar bukan, suami bukan, kenapa gitu banget jadi orang. iiiih males bgt, sok paling bener. hahahahha. Padahal sebenernya orangnya baek. Tapi karena sikapnya yg gitu jadi rada gimanaa gitu. Jujur aja gue suka awalnya sm orang ini karena kedewasaannya tp klo kaya gitu, itu mah malah kekanak2an. Ternyata opini yang terbentuk di internet tentang karakter Pakistan mungkin ada benarnya juga, yakni cemburuan, Tapi mungkin ga semuanya. Ga berani juga men-generalisasi-kan karakter suatu kaum hanya dengan berinteraksi dengan 1 atau 2 orang dari kaum tersebut. hehe.
Sekian dulu. Tau dah nanti gimana kelanjutan pertemanan gue sm R.T
yang jelas, ada enaknya jg sih, bisa ngefokusin diri ngerjain hal lain. Jujur aja udah lama ga chatting akhir2 ini ngebuat gue "keranjingan" (keranjingan tau ga, itu lho ketagihan, jangan dipisah gini ya ker-anjing-an, hehe :p). Masa baru bangun tidur buka laptop, mau tidur buka laptop. ckckck.
Harus bisa memange diri lagi nih :). Makasih ya, dadah :)
Kamis, 04 September 2014
Nge-film Romantis yuuk :D
Love and Briefcase + She's Out of My League
LOL, i watched these movie couple weeks a go. u know that i love romantic film, so i found a website that collects many movies, and it's genre, and of course its synopsis. i found these movie
OMG, i really like it.
bener2 sebuah film komedi romantis yang bagus.
LOL, i watched these movie couple weeks a go. u know that i love romantic film, so i found a website that collects many movies, and it's genre, and of course its synopsis. i found these movie
OMG, i really like it.
bener2 sebuah film komedi romantis yang bagus.
"gw baru kelar nonton film nih
judulnya "love and brief case"
cewe yg punya checklist ttg cowo impiannya
tp tanpa dia sadari cinta sejati dia malah punya poin sedikit dr checklist2nya
yah itulah cinta, sometimes we're trying too hard to get real love
but we never know our love coming in unpredictable, spontaneous and amazing to be captured
wih keren sekali quotenya
kmren gw abis nnton film komedi romantis judulnya "she's out of my league"
ttg cowo yg polos, baik hati, dan biasa2 aja tp pada akhirnya mndapat pasangan seorang wanita cantik
cowo ini asli super biasa tp satu yg mmbuat dia unggul yaitu kebaikan hati, menghargai orang lain
bahkan ketika dirinya terpojokan pun dy tetap berusaha mandahulukan org lain
dia pernah diputusin semena-mena sama mantannya
keluarga dan teman2nya emg baik tp selalu memandang dia sbg org cupu
ga banget deh
dan cowo itu orangnya tau diri
makanya ktika dia ngenalin cewe barunya yang super cnatik, pinter dan fashionable itu , teman, kluarga smpe mantannya ga percaya
nilai yg gue tangkep sih. kebaikan hati itu ga bisa ditukar dengan apapun
dia keluar secara murni dari individu yg diproyeksikan melalui lisan perbuatan
dan ketahuilah bahwa kebaikan pasti mendatangkan kebaikan
bahkan di saat kita merasa kurang, buah dr kebaikan akan datang melebihi ekspektasi kita
bahasa gw macam novel terjemahan ahahhahah"
Itu sebenernya review yang gue tulis di chat box FB ke temen gue si Vera. karena gue males ngetinya, gue copy paste aja. hehe
Tapi asli kok, bagus filnya buat pecinta film komedi romantis :D
Maaf ya kalo reviewnya jelek :p
Cowok Pakistan itu...
hmmm, sebenernya males sih cerita2 di sini tentang cowok atau apalah itu yang menyangkut kegalauan hati. Kayanya bukan gue banget gitu LOL. Alay2 gimanaaa gitu. Tapi ya udahlah gapapa. Lagian ini juga pengalaman yang unik.
Jadi ada situs nonton bioskop gratis dengan sub Indonesia namanya www.bioskops.com . Nah di situ ada chat room nya buat para penonton untuk sharing2 aja. Tertarik dong kan ya gue. Akhirnya saya buat akun, melalui chatango.com . Nah, awalanya setelah buat ga pernah ada kepikiran nih akun buat chatting. Intinya cuma buat akun bioskops.com aja.
Eh lama-lama banyak yang ngechat. kebanyakan sih orang2 dari South Asia atau Middle Eat gitu. Awalnya ga tertarik. Yah, bisa dibilang pengalaman gue chatting udh banyak lah, maklum semenjak SMA udah keanjingan chatting. Segala macam jejaring sosial untuk chatting udh dicobain hehe :p . Jadi ya sedikit tahu kalo karakter temen2 chatting dari orang luar gimana.
Kalo yang banyak sih dari arab, India gitu . Banyak banget orang2 sana yang demen chatting. Biasanya agak alay hehe (ini cuma opini sih). Langusng bilang suka, cinta, cantik atau apalah yang intinya suka memuji dan membuat wanita Ge Er. Awalnya dulu pas masih awam chatting suka2 aja digituin. tapi lama2 muak juga dan karakter yang seperti ini terus menerus terjadi di dunia perchattingan, jadinya agak gimanaaa gitu.
Nah, pas kmaren chatting di chatango.com ada cowok dari Pakistan yang ngechat duluan. Awalnya ada stereotype yang muncul, "nih cowok dari Pakistan, kayanya rada2 ketat dan kaku nih cowok". Secara gitu ada bayangan awal yang muncul kalo denger negara "Pakistan". hehe, maaf ya, ini cuma opini penulis kok :p.
Tapi ya udah akhirnya kita kenalan, ya lumayan dari pada bete ga ada temen chatting. Lupa deh ngomongin apaan waktu itu, yang jelas obrolan kita berpindah ke WA.
Awalnya ini obrolan biasa aja. Tapi jujur aja cowok ini terkesan baik dan dewasa, agak beda sih sama cowo2 South Asia yang pernah gue temuin. Akhirnya kita tukeran foto. Dia malu ga mau ngasih foto awalnya. Tapi setelah gue paksa gitu akhirnya dia mau. Tau ga apa yang bikin dia malu? Bewoknya, hahahha. Iya, dia malu kalo ternyata tampang dia ga seperti yang dia harapkan karena bewoknya tumbuh lebat itu. Padahal umurnya baru 24 tapi terkesan tuwir. Gue bilang aja, temenan itu kan ga mandang fisik dan kayanya dia lebih kece kalo bewoknya mau dirapihin dikit. Dia bilang makasih, tp dia bilang bewok ini semacam prinsip hidup. Dia memanjangkannya karena sunnah Rasul.
Nah, lama-kelamaan kita saling tuker informasi, mulai dari kita kuliah dimana, apa kesibukan kita, pkerjaan ortu kita, jumlah saudara kita haha. Dan dia bilang dia kuliah di COMSATS Islamabad. Karen gue orangnya kepo gue cari googling deh di google. Ternyata itu universitas yang cukup bagus di Pakistan. dan dia juga bilang dia mengajar di Al Jinnah Muslim School. Dia bilang bokapnya itu Professor matematika. Dia tujuh bersaudara. Dia tinggalnya di hostel deket kampus. dan Keluarga dia berasal dari daerah Multan. Dia bilang dia ga terlalu mahir naik motor dan ga bisa nyetir. Tapi taulah, bomat, serius amat gue mikirin, mau tu datanya bohong atau ga, ya gapapa, terserah aja, yang penting sebagai temen chatting dia cukup baik.
Nah, karena bewoknya ini gue jd menganggap "nih orang kayanya ilmu agamanya lebih dalem dari pada gue" hehe. Gue sering banget godain dia masalah agama, dia sih ketawa-ketawa aja. tapi sumpah gue merasa dangkal banget di depan dia. Dia nanya balik "kamu serius mau ngomongin agama?" gw bilang "ga deh itu kayanya berat bahasannya". Dia bilang lagi "nah itu lah mengapa gue gamau ngomongin agama". dan gue krik-krik sendiri, ngerasa jleb.
Intinya nih orang pembawaannya dewasa, lumayan smart sih dari jawaban2 pertanyaan yang gue ajukan ke dia. Tapi orang ny agak suka "rag" alias neggombal gitu. Entah itu disengaja atau ga disengaja. Tapi pas gue tanya temen gue yang lain dari Pakistan juga, katanya orang-orang Punjab emang masihr dalam berkata-kata dan berpuisi (kebetulan si cowok ini dari Punjab). Ya udah lah gue mulai terbiasa.
Tapi namanya cewe, gue kayanya agak mulai suka sama dia dengan keterbiasaan chatting. Gila ga tiap pagi sama malam gue chatting terus sama dia. Gue kadang tdur sampe jam setengah 3 pagi. jujur aja gue banyakk googling tentang pakistan semenjak kenal sama cowo ini. Kalo dari google sih, banyak opini negatif tapi ada juga yang positif. Gue sampe like fanpage di FB tentang orang Indonesia yang punya hubungan dengan orang Pakistan (gila banget ya gue).
Yah intinya sih sampe sekarang kita masih sering skype-an. cius deh, ada beberapa blog yang jadi acuan mengenai informasi yang gue terima tentang Pakistan (sepertinya saya sudah mulai serius) -_-". Lebay deh gue. ya gapa sih buat pengalaman aja. Biasa aja lah biasa sa, jangan dianggap terlalu serius. haha.
Oh ya, nama cowo itu Romaan Tayyab. Bewoknya pengen gue jambak aja, panjang banget hahahhaha.
udah deh segitu dulu.
bener2 gangguan di saat skripsi nih cowok. (alibi aja lo sa, lo kan bisa ngatur diri lo ) hahahahha.
nanti kalo ada kesempatan, kita lanjut lagi gimana kisah chatting sama cowok ini. See ya..
NB : Semoga ini bukan postingan Alay :p
Jadi ada situs nonton bioskop gratis dengan sub Indonesia namanya www.bioskops.com . Nah di situ ada chat room nya buat para penonton untuk sharing2 aja. Tertarik dong kan ya gue. Akhirnya saya buat akun, melalui chatango.com . Nah, awalanya setelah buat ga pernah ada kepikiran nih akun buat chatting. Intinya cuma buat akun bioskops.com aja.
Eh lama-lama banyak yang ngechat. kebanyakan sih orang2 dari South Asia atau Middle Eat gitu. Awalnya ga tertarik. Yah, bisa dibilang pengalaman gue chatting udh banyak lah, maklum semenjak SMA udah keanjingan chatting. Segala macam jejaring sosial untuk chatting udh dicobain hehe :p . Jadi ya sedikit tahu kalo karakter temen2 chatting dari orang luar gimana.
Kalo yang banyak sih dari arab, India gitu . Banyak banget orang2 sana yang demen chatting. Biasanya agak alay hehe (ini cuma opini sih). Langusng bilang suka, cinta, cantik atau apalah yang intinya suka memuji dan membuat wanita Ge Er. Awalnya dulu pas masih awam chatting suka2 aja digituin. tapi lama2 muak juga dan karakter yang seperti ini terus menerus terjadi di dunia perchattingan, jadinya agak gimanaaa gitu.
Nah, pas kmaren chatting di chatango.com ada cowok dari Pakistan yang ngechat duluan. Awalnya ada stereotype yang muncul, "nih cowok dari Pakistan, kayanya rada2 ketat dan kaku nih cowok". Secara gitu ada bayangan awal yang muncul kalo denger negara "Pakistan". hehe, maaf ya, ini cuma opini penulis kok :p.
Tapi ya udah akhirnya kita kenalan, ya lumayan dari pada bete ga ada temen chatting. Lupa deh ngomongin apaan waktu itu, yang jelas obrolan kita berpindah ke WA.
Awalnya ini obrolan biasa aja. Tapi jujur aja cowok ini terkesan baik dan dewasa, agak beda sih sama cowo2 South Asia yang pernah gue temuin. Akhirnya kita tukeran foto. Dia malu ga mau ngasih foto awalnya. Tapi setelah gue paksa gitu akhirnya dia mau. Tau ga apa yang bikin dia malu? Bewoknya, hahahha. Iya, dia malu kalo ternyata tampang dia ga seperti yang dia harapkan karena bewoknya tumbuh lebat itu. Padahal umurnya baru 24 tapi terkesan tuwir. Gue bilang aja, temenan itu kan ga mandang fisik dan kayanya dia lebih kece kalo bewoknya mau dirapihin dikit. Dia bilang makasih, tp dia bilang bewok ini semacam prinsip hidup. Dia memanjangkannya karena sunnah Rasul.
Nah, lama-kelamaan kita saling tuker informasi, mulai dari kita kuliah dimana, apa kesibukan kita, pkerjaan ortu kita, jumlah saudara kita haha. Dan dia bilang dia kuliah di COMSATS Islamabad. Karen gue orangnya kepo gue cari googling deh di google. Ternyata itu universitas yang cukup bagus di Pakistan. dan dia juga bilang dia mengajar di Al Jinnah Muslim School. Dia bilang bokapnya itu Professor matematika. Dia tujuh bersaudara. Dia tinggalnya di hostel deket kampus. dan Keluarga dia berasal dari daerah Multan. Dia bilang dia ga terlalu mahir naik motor dan ga bisa nyetir. Tapi taulah, bomat, serius amat gue mikirin, mau tu datanya bohong atau ga, ya gapapa, terserah aja, yang penting sebagai temen chatting dia cukup baik.
Nah, karena bewoknya ini gue jd menganggap "nih orang kayanya ilmu agamanya lebih dalem dari pada gue" hehe. Gue sering banget godain dia masalah agama, dia sih ketawa-ketawa aja. tapi sumpah gue merasa dangkal banget di depan dia. Dia nanya balik "kamu serius mau ngomongin agama?" gw bilang "ga deh itu kayanya berat bahasannya". Dia bilang lagi "nah itu lah mengapa gue gamau ngomongin agama". dan gue krik-krik sendiri, ngerasa jleb.
Intinya nih orang pembawaannya dewasa, lumayan smart sih dari jawaban2 pertanyaan yang gue ajukan ke dia. Tapi orang ny agak suka "rag" alias neggombal gitu. Entah itu disengaja atau ga disengaja. Tapi pas gue tanya temen gue yang lain dari Pakistan juga, katanya orang-orang Punjab emang masihr dalam berkata-kata dan berpuisi (kebetulan si cowok ini dari Punjab). Ya udah lah gue mulai terbiasa.
Tapi namanya cewe, gue kayanya agak mulai suka sama dia dengan keterbiasaan chatting. Gila ga tiap pagi sama malam gue chatting terus sama dia. Gue kadang tdur sampe jam setengah 3 pagi. jujur aja gue banyakk googling tentang pakistan semenjak kenal sama cowo ini. Kalo dari google sih, banyak opini negatif tapi ada juga yang positif. Gue sampe like fanpage di FB tentang orang Indonesia yang punya hubungan dengan orang Pakistan (gila banget ya gue).
Yah intinya sih sampe sekarang kita masih sering skype-an. cius deh, ada beberapa blog yang jadi acuan mengenai informasi yang gue terima tentang Pakistan (sepertinya saya sudah mulai serius) -_-". Lebay deh gue. ya gapa sih buat pengalaman aja. Biasa aja lah biasa sa, jangan dianggap terlalu serius. haha.
Oh ya, nama cowo itu Romaan Tayyab. Bewoknya pengen gue jambak aja, panjang banget hahahhaha.
udah deh segitu dulu.
bener2 gangguan di saat skripsi nih cowok. (alibi aja lo sa, lo kan bisa ngatur diri lo ) hahahahha.
nanti kalo ada kesempatan, kita lanjut lagi gimana kisah chatting sama cowok ini. See ya..
NB : Semoga ini bukan postingan Alay :p
Langganan:
Postingan (Atom)